Batanghari – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Jambi menggelar kegiatan penerapan IPTEK bertajuk “Transformasi Desa Digital Melalui Pelatihan dan Pendampingan Desa Berbasis Web” di Desa Ladang Peris, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batang Hari, pada Kamis (28/8/2025).

Kegiatan ini dipimpin oleh Salman Jufri, M.Pd selaku ketua tim pengabdian dengan anggota Agung Yusup, M.Ed, Anwar Sanusi, M.Pd, Neldi Harianto, M.A, dan Ady Muh. Zainul Mustofa, S.S., M.Pd. Turut hadir sebagai pemateri utama Yogi Perdana, M.Kom. Sayangnya Kepala Desa Ladang Peris R. Suqron Zazilah, S.Sos., M.M berhalangan hadir pada kegiatan tersebut karena harus menemani anak beliau yang sedang dirawat di rumah sakit, namun Kepala Desa Ladang Peris dalam hal ini diwakili oleh sekretaris Desa Ladang Peris Bapak Amat Aziz.
Ketua tim pengabdian, Salman Jufri, M.Pd, menegaskan bahwa program ini merupakan wujud kontribusi Universitas Jambi dalam mendukung transformasi digital di desa-desa. “Kami berharap, pendampingan ini mampu menjadi langkah awal bagi Desa Ladang Peris untuk mengoptimalkan teknologi digital dalam pelayanan publik dan pengelolaan pemerintahan desa,” ungkapnya.


Dalam sambutannya Bapak Amat Aziz menyampaikan pesan dari Bapak Kepala Desa Ladang Peris bahwa beliau menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Universitas Jambi yang telah berperan aktif mendampingi pemerintah desa dalam mengembangkan sistem digital. Menurutnya, transformasi digital menjadi kebutuhan penting untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, dan pelayanan kepada masyarakat.

Materi kegiatan dipaparkan oleh Bapak Yogi Perdana, M.Kom yang mana beliau adalah Dosen Teknik elektro Universitas Jambi yang merupakan Alumni Program Studi Ilmu Komputer Universitas Indonesia. Beliau memberikan pemahaman kepada perangkat Desa tentang bagaimana cara mudah menggunakan Web Desa dan menjelaskan semua fitur yang ada di Web Desa serta fungsi masing-masingnya.
Pelatihan ini tidak hanya memberikan pengetahuan teknis kepada perangkat desa, tetapi juga berhasil merapikan tampilan serta konten Website Desa Ladang Peris agar lebih informatif dan mudah diakses masyarakat. Selain itu, tim juga membantu menyinkronkan sistem persuratan desa berbasis web, sehingga administrasi desa dapat dilakukan secara lebih cepat, tertata, dan terdokumentasi dengan baik.
Melalui kegiatan ini, diharapkan Desa Ladang Peris dapat menjadi model desa digital di Kabupaten Batang Hari yang mampu menginspirasi desa-desa lain dalam mengimplementasikan teknologi berbasis web untuk tata kelola desa. (SJ)