Lika liku dosen "gaul"
Gw dosen. Tadi di motor sambil antar anak ke sekolah, gw teringat dan beride agar buat tulisan pengalaman gw menjadi dosen.
Sebenarnya dosen itu sibuk ga sibuk. Klo gaji ya…pande2. Normalnya gapok dosen ASN di range 2,6 jt – 5 jt untuk 3b masa kerja 0-4 tahun. Klo gw ditranfer negara kisaran 3.2 jt kemudian ditambah kampus uang makan sebanyak 770 rb (hitungan 22 hari) dan remun bulanan 406 rb. Totalnya itung sendiri ya! Tambahnnya ada? Ada jika punya keahlian, rajin, pande dan beruntung.
Sengaja gw spil gaji. Supaya lw bisa lihat itu lebih dlu. Karna isu isunya banyak yang mengira dosen itu range pendapatannya 10jt an ke atas. Ini kira2 rata2 pendapatan dosen di Indo dan bisa di cek di pembicaraan X hari ini (21/2/24) #janganjadidosen oleh akun @ardisatriawan.
Ok. Sekarang jika lw masih tertarik membacara tulisan ini. Selanjutnya akan gw ceritakan apa aja sih kesibukan dosen, problematika mereka, aturan, dan cerita lainnya yang bisa gw ceritain selengkap2nya.
Begini!
Awalnya gw guru kontrak di kabupaten. Dlu gw g ada kefikiran menjadi dosen. Karna kayaknya dosen itu pekerjaan yang berat, butuh berfikir tingkat tinggi, padat ilmu. Kayaknya gw g sanggup. Ilmu seadanya, tampang g meyakinkan, gw hanya guru SMP yang menurut gw kerjanya lebih simple. Gw juga menganggap dosen itu orang2 terpilih dan jelas gw bukan yang dimaksud.
Bermodal ijazah S2 ikut tes asn dan lulus murni (g nyangka). Awalnya panik, jika g sanggup menghadapi hidup ini kedepannya jika menjadi dosen sang ilmuan negeri. Tapi dihadapi dengan tenang dan bisa juga. Akhirnya gw punya pandangan jadi apapun, asal dijalani insyaAllah bisa. Apa aja.
Baik. Kesibukan dosen itu ada 4. Ngajar, menulis(penelitian), bicara(pengabdian) dan isi data alias menyelesaikan seluruh administrasi ketiga kegiatan sebelumnya. Dari keempat kegiatan ini, kegiatan 1,2 dan 3 tidaklah berat. Yang paling berat administrasi. Bukan mengisinya yang berat. Tapi banyak, detail, berbagai ApK, berbagai lembaga, berbagai bagai yang kita kadang g ngerti kenapa sebegitu banyaknya. Yang akhirnya sadar jika abai maka cuan akan melayang. G berguna 3 kegiatan sebelumnya itu jika yang ke empat g tuntas. Begitu.
Ngajar.
Pengajaran di kampus di atur prodi masing2. Bisa diaturlah. Namun tetap harus memenuhi kategori pengjaran minimal 3 sks atau 1-2 mk. Dalam menjalankan pengajaran dosen wajib mempersiapkan RPS, mempersiapkan penggunaan aplikasi E learning kampus, mempersiapkan materi kegiatan pengajaran sesuai MK, mempersiapkan rubrik penilaian, mempersiapkan pembagian kegiatan pengajaran, kehadiran mahasiswa, proyek, tugas, presentasi, soal UTS, soal UAS, mengisi nilai di laman elektronik penilaian mahasiswa dan mengisi administrasi supaya diakui pengajarannya selama 1 semester. Dan mungkin ada hal yang saya ndak ingat.
Apa tantangannya dalam pengajaran ini??
Ada istilah jika tidak ada persiapan untk mengajar maka lebih baik jangan masuk. Ini banyak benarnya. Maka harus perfect. Karna yang dihadapi dosen adalah anak didik dewasa yang bisa menilai kinerja dosennya dalam pengajaran. Maka membaca sebelum mengajar wajib, mempersiapkan presentasi bagus. Dan santai santai juga bisa, tapi kualitas pengajaran pasti berkurang. Namanya santai, resikonya yaa…begitu.
Menulis adalah termasuk bagian terbesar seorang dosen. Dalam kehidupan dosen memang dilingkupi oleh karya tulis ilmiah berupa artikel jurnal, penelitian, menulis buku bahan ajar, referensi, monograf dan lain-lain. Maka dosen mestinya sangat rajin membaca artikel jurnal dan buku. Selain menambah referensi pengetahuan, sangat besar pengaruhnya dalam karya tulis. Aneh jika dosen tidak suka membaca. Maka ada tuntutan dosen wajib menulis 1 artikel terakreditasi minimal sinta 4 jika ingin bernilai uang. Jika sampai tulisan masuk ke jurnal internasionla atau scopus, maka itu capaian luar biasa. Jempol. Pantangan menulis karya ilmiah adalah plagiasi. Selanjutnya lagi lagi jika ingin diakui, dosen harus melengkapi administrasinya, yaitu membuat pengakuan dalam aplikasi kampus mulai dari bkd, elista, siremun, dan dalam sister yang dimiliki oelh kemdikbud. Jika tidak maka 0.
lanjut besok ya!